Ruqyah Syar'iyyah dan Ruqyah Syirkiyyah

Diposting oleh Umar Yudi Pratama pada 08:13, 02-Sep-12

Di: Dakwah

Assalamualaikum. Para pembaca, Alhamdulillah Allah SWT dengan kebesarannya telah membuat anda membaca post ini. karena Allah suka bermain rahasia dengan kita maka dari pada itu semoga rahasia yang akan diberikan Allah atas pembaca yang telah membaca post ini akan berguna fiddunya wal akhirah.

Para pembaca pasti pernah dengar-dengar kata Ruqyah, mungkin mendapat selebaran atau menonton acaranya Ust.Guntur Bumi, hehe. Nah... Memang seperti itu Ruqyah, Ruqyah adalah pengobatan secara islam, dimana peruqyah(tabib-dokter islam.red) membacakan ayat-ayat khusus Al-Qur'an dan/ do'a yang isinya adalah mengagungkan lillahirabbi, menyerahkan segala urusan hanya kepadaNya, meminta perlindunganNya dan memohon ampunanNya.

Ruqyah sendiri ada yang ruqyah berdasarkan As-Sunah(sangat dianjurkan) yaitu Syar'iyyah dan ada yang Syirkiyyah yaitu misalnya dengan AlQuran dibaca dari huruf yang terakhir (dibolak balik), atau membaca mantra-mantra dengan mengagungkan syetan atau jampi-jampi buatan seseorang dengan bahasa tertentu (Majalah Ghaib, No.3/Tahun 1/ 2003: 45). ini jelas dilarang karena sudah tergolong Syirik menyekutukan Allah, oleh karena itu Ruqyah ini diberi nama Syirkiyyah(syirik sangat dilarang).

Rasulullah SAW sendiri mencontohkan ruqyah, agar umat muslim yang mengalami sakit hati tidak lantas gantung leher dipohon, sakit gila, kesurupan, bimbang, anaknya nangis malam terus, ngusir jin dan jun, dengan ruqyah.

Dari Abi Khuzamah, ia berkata: Aku berkata: Ya Rasulullah! Bagaimana pendapatmu tentangmelafazkan kata-kata doa untuk memohon kesembuhan (ruqyah), kami bacakan ruqyyahitu dan tentang obat yang kami pergunakan untuk mengobati penyakit serta tentang kata-kata doa untuk mohon perlindungan/pemeliharaan (taqiyyah), lalu kami bacakan taqiyyah itu? Tidaklah hal itu berarti menolak taqdir (ketentuan) Allah? Maka Nabi SAW menjawab: Hal itu juga termasuk taqdir Allah (H. R. Ahmad dan Turmudzi).

Dan juga hadist.
Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata:Rasulullah SAW. bersabda: “Sebaik-baik pengobatan adalah (dengan) Al-Qur’an.” (H. R. Ibnu Majah).

Hanya 2 diantara beberapa hadist yang dapat saya tampilkan dan itu semua menganjurkan Ruqyah bahkan Rasulullah SAW membantah bahwa Ruqyah menyalahi takdir.

Dalam meruqyah seringkali peruqyah menggunakan tangannya atau air sebagai perantara pengobatan ini di betulkan karena rasulullah juga mencontohkannya Di dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim diriwayatkan bahwa Nabi SAW apabila menjenguk keluarganya yang sedang sakit,beliau mengusap tubuhnyadengan tangan kanan beliau sambil berkta:
اَللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ, أَذْهِبِ الْبَأْسَ: وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِى, لاَ شِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُكَ, شِفَاءً لاَيُغَادِرُ سَقَماً.
Ya Allah, Rabb dari sekalian manusia! Lenyapkanlah rasa sakitnya, berikanlah kepadanya kesembuhan karena Engkau adalah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan karena pertolongan-Mu; kesembuhan yang tidak diiringi dengan sakit lain. Tapi ingat perbuatan peruqyah yang misalnya mengolesi minyak misik ke kemaluan tetap tidak dibetulkan yee...
Sedikit pengetahuan air yang telah dibacakan do'a molekulnya berubah dan dapat menjadi obat.

Terimakasih para pembaca semoga Allah membalas segala dosa. Karena pada dasarnya penyakit yang kita derita itu semata mata adalah cerminan dari dosa kita, yang bertujuan agar kita mengingat dan kembali padaNya. Sekian dulu para pembaca mudah mudahan berguna, dan pembaca sendiri tidak salah tanggap, maafkan umar apabila ada salah kata, bila ragu tanyalah pada ahlinya. Akhiru qalam Wassalamualaikum.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar